Home » » Fakto-Faktor Mempengaruhi Kesuburan Wanita

Fakto-Faktor Mempengaruhi Kesuburan Wanita

Written By samsul plur on Friday, May 17, 2013 | 5:42 AM

Fakto-Faktor Mempengaruhi Kesuburan Wanita itulah judul artikel ini - alhamdulillah pada kesempatan kali ini saya sebagai admin akan share tentang beberapa faktor yang mempengaruhi kesuburan wanita sehingga sulit untuk hamil. Nah mari kita bahas lebih lanjut :

Telah banyak peneliti yang membahas mengenai kesuburan wanita, dan ternyata terdapat fakta yang cukup mengejutkan bahwa 12% wanita mengalami masalah tidak subur (infertilitas), atau 1 dari 8 wanita mengalami hal tersebut. Jadi tidak perlu heran jika ada perempuan yang bisa hamil dengan begitu mudahnya, sementara sebagian yang lain harus berjuang dengan segala usaha untuk bisa punya anak. Namun, tidak ada kata terlambat untuk yang ingin mempelajari kesehatan organ reproduksinya serta menambah pengetahuan mengenai cara cepat hamil. Bahkan jika hingga saat ini anda belum menikah, pengetahuan mengenai kesuburan wanita ini wajib anda ketahui sebagai bekal anda kelak.

Agar anda dapat mengoptimalkan kesuburan anda dan bisa cepat hamil dengan lebih mudah, berikut ini tips  yang diberikan oleh William Gibbons, MD, direktur Reproductive Endocrinology and Infertility di Baylor College of Medicine, Houston dan mantan ketua American Society of Reproductive Medicine:

Seks Teratur Berhubungan suami istri memang merupakan faktor yang menentukan terjadinya kehamilan, namun hanya untuk satu titik. Sekitar separuh dari pasangan yang berusaha untuk punya bayi melakukan metode ini dalam waktu 6 bulan. Bila anda maupun pasangan berhubungan intim kurang dari sekali dalam satu minggu, maka terjadi penurunan peluang kehamilan dari 50% menjadi 18% saja. Jika anda berhubungan setidaknya 3 kali seminggu, maka peluang untuk cepat hamil meningkat sekitar 80%. Tepta jika anda dan pasangan terlalu sering melakukannya, setiap beberapa jam sekali atau setiap hari, hal ini justru berdampak tidak baik, karena sel spermatozoa yang di produksi oleh pria perlu waktu sekitar 2 hari untuk bisa “matang”.Pria pasa masa sekarang lebih rentan mengalami masalah infertilitas dibandingkan dulu. Sekitar 40% masalah susah hamil disebabkan oleh manusia dan kesuburannya. 1/3 kasus di sebabkan oleh pihak suami, 1/3 lainnya oleh istri, dan sisanya disebabkan karena keduanya dan faktor lain yang belum dapat dijelaskan (sulit hamil namun kedua pasangan sehat).
Jauhi Rokok Baik pasangan maupun anda sudah seharusnya tidak merokok!. Menurut penelitian bahwa bila anda merokok 10 batang setiap hari atau lebih, kesuburan anda dipastikan berkurang. Ini sudah terbukti karena bahan kimia yang terkandung dalam asap rokok dapat membunuh ovarium. Wanita yang merokok mengalami menopause lebih dini disebabkan zat tersebut. Sementara bagi pria, merokok dapat mempengaruhi motilitas dan konsentrasi spermanya.
Jaga Berat Badan Wanita yang indek massa tubuhnya (BMI) lebih besar dari 27 atau kurang dari 17 bisa mengurangi kesuburannya secara langsung. Ada pada anggka ditengahnya lebih baik, hal ini pun berlaku bagi laki-laki.
Kurangi Konsumsi Alkohol Konsumsi alkohol lebih dari 4 porsi dalam seminggu, maka ini bisa mengurangi kesuburan dan meningkatnya resiko disfungsi ovulasi. Setiap porsi minuman yang mengandung alkohol yang dimaksud disini setara dengan 12 gr alcohol. Telah banyak bukti lain yang diketahui bahwa wanita yang mengkonsumsi alkohol lebih rentan terserang endometriosis.
Batasi Asupan Kafein Jika anda sedang berjuang untuk bisa hamil, batasi asupan kalori agar tidak melebihi 200 mg perharinya. Jumlah ini setara dengan 3 cangkir kopi/hari.
Olahraga Berolahraga tentu saja sangat baik untuk tubuh anda, dengan catatan tidak terlalu keras. Diet dan olahraga merupakan bagian dari pola hidup yang sehat. Dianjurkan untuk para wanita untuk melakukan latihan aerobik tapi tidak lebih dari 7 jam per minggunya. Bila lebih dari itu, maka ini justru tidak baik, bahkan berpotensi mengurangi kesuburan anda.
Lakukan Seks Yang Aman Melakukan hubungan intim yang aman seharusnya di mulai sejak dini demi melindungi diri anda dari berbagai jenis penyakit seksual menular yang mungkin menghambat kehamilan. Jelas, penyakit kelamin berpengaruh buruk bagi kesuburan anda. Misalnya gonore dan klamidia yang sering menyumbat saluran telur wanita.
Jangan Menunda Kehamilan Ini tidak kalah pentingnya, para wanita harus memutuskan kapan mereka ingin membangun keluarga dalam waktu dekat ini, setidaknya awal usia 30-an. Sayangnya, kebanyakan dokter tidak membicarakan ini kepada pasien mereka. Bila anda merencanakan untuk punya keturunan di kemudian hari maka sekarang adalah saat yang tepat untuk berbicara pada diri anda untuk tidak menunda kehamilan anda tersebut.